Apa perbedaan antara hasil dan tingkat pengembalian?

Apa perbedaan antara hasil dan tingkat pengembalian?
a:

Baik tingkat pengembalian dan hasil menggambarkan kinerja investasi selama periode waktu tertentu (biasanya satu tahun), namun memiliki perbedaan yang halus dan terkadang penting. Tingkat pengembalian adalah cara spesifik untuk mengungkapkan total pengembalian investasi yang menunjukkan kenaikan persentase selama biaya investasi awal. Hasil menunjukkan berapa banyak pendapatan yang telah dikembalikan dari investasi berdasarkan biaya awal, namun tidak termasuk keuntungan modal dalam perhitungannya.

Tingkat pengembalian dapat diterapkan pada hampir semua investasi, sementara imbal hasil agak lebih terbatas karena tidak semua investasi menghasilkan bunga atau dividen. Reksadana, saham dan obligasi adalah tiga jenis efek umum yang memiliki tingkat pengembalian dan imbal hasil sama.

Pertimbangkan reksa dana, misalnya. Tingkat pengembaliannya dapat dihitung dengan mengambil jumlah bunga dan dividen yang dibayarkan dan menggabungkannya dengan harga saham saat ini, kemudian membagi angka tersebut dengan biaya investasi awal. Hasil akan mengacu pada bunga dan pendapatan dividen yang diperoleh dari dana tersebut, namun bukan kenaikan (atau penurunan) harga saham.

Sementara tingkat pengembalian dan imbal hasil adalah konsep akuntansi sederhana, imbal hasil dapat membingungkan bagi investor pemula. Sebenarnya ada beberapa jenis hasil untuk masing-masing obligasi: tingkat kupon, yield dan yield to maturity. Hasil juga bisa kurang tepat daripada tingkat pengembalian, karena sering terlihat ke depan, di mana tingkat pengembalian terlihat terbelakang. Banyak jenis hasil tahunan sebenarnya didasarkan pada asumsi masa depan bahwa pendapatan saat ini akan terus diperoleh pada tingkat yang sama.