3 Pertanyaan kunci untuk diajukan Sebelum Investasi ETF

3 Pertanyaan utama untuk diajukan Sebelum Investasi ETF

Dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) menggabungkan fitur positif reksadana dengan fleksibilitas sekuritas individual. Dana memiliki rasio biaya rendah, efisien pajak dan tersedia untuk jual beli di bursa umum sepanjang hari selama jam pasar. Memilih ETF yang tepat akan tergantung pada tujuan investasi Anda. Untuk memilih dana yang tepat, Anda harus bertanya pada diri sendiri beberapa pertanyaan terkait sebelum melakukan ETF tertentu.

Apa Tujuan dari Investasi ini?

Ada banyak cara agar ETF dapat menjadi investasi yang menguntungkan untuk menghasilkan pendapatan melalui dividen atau untuk menghasilkan pertumbuhan jangka panjang untuk masa pensiun. Klarifikasi tujuan Anda untuk membuat keputusan terdidik tentang pembelian ETF.

Dividen Hasil Vanguard High Dividen ETF (NYSEARCA: VYM VYMVng Hgh DvdndYl82 68-0 17% Dibuat dengan Highstock 4. 2. 6 ) adalah contoh dari ekuitas pembagian dividen yang memberikan penghasilan setelah biaya. Dana tersebut mencakup saham kelas berat seperti Apple Inc. (NASDAQ: APPL) dan Microsoft Corp. (NASDAQ: MSFT MSFTMicrosoft Corp84.47 + 0. 39% Dibuat dengan Highstock 4. 2. 6 ) . ETF yang membayar dividen cenderung lebih tidak stabil daripada obligasi, namun biasanya mereka berisiko lebih kecil daripada sekuritas individual. Juga, seringkali ada konsekuensi pajak dengan ETF berbasis ekuitas. Dana tersebut dikenakan pajak dengan tarif pajak yang memenuhi syarat atau biasa, tergantung pada kualifikasi.

Schwab US Large-Cap Growth ETF (NYSEARCA: SCHG SCHGSch US Lr-Cp Gr68. 63 + 0. 34% Dibuat dengan Highstock 4. 2. 6 >), yang memiliki rating bintang empat dari Morningstar, adalah jenis ETF yang dibeli untuk pertumbuhan jangka panjang. Dana kelolaan yang dikelola secara pasif ini menggerakkan indeks Dow Jones U. S. Large-Cap Growth Total Stock Market Index. Kepemilikan utama dana tersebut termasuk Facebook, Inc. (NASDAQ: FB FBFacebook Inc180 17 + 0. 70% Dibuat dengan Highstock 4. 2. 6 ), Amazon. com, Inc. (NASDAQ: AMZN AMZNAmazon.com Inc1, 120. 66 + 0. 82% Dibuat dengan Highstock 4. 2. 6 ), Perusahaan Walt Disney (NYSE: DIS > DISWalt Disney Company100, 64 + 2. 03% Dibuat dengan Highstock 4. 2. 6 ) dan Visa Inc. (NYSE: V VVisa Inc111. 92 + 0. 50% Dibuat dengan Highstock 4. 2. 6 ).

Apa Kelas Aset yang Saya Membeli?

Mengetahui perbedaan antara kelas aset dapat membantu Anda memilih ETF yang memenuhi tujuan Anda. Kelas aset adalah kelompok sekuritas yang memiliki karakteristik serupa dan mematuhi undang-undang dan peraturan yang sama. Lima kelas aset utama ETF adalah ekuitas, obligasi, mata uang, komoditas dan real estat.

ETF berbasis ekuitas adalah kumpulan saham yang didasarkan pada indeks tertentu, seperti Dow Jones Industrial Average, NASDAQ Composite atau S & P 500.Indeks juga dapat didasarkan pada sektor pasar tertentu, seperti perawatan kesehatan atau teknologi. Dana yang berinvestasi secara eksklusif pada obligasi adalah obligasi ETF. Obligasi tersebut dapat berupa U. S. hasil Treasury-dikeluarkan atau yield tinggi, baik jangka panjang maupun pendek. Dana yang diinvestasikan dalam satu atau sekeranjang mata uang disebut ETF mata uang. ETF jenis ini bisa bermanfaat untuk memberi investor eksposur ke pasar luar negeri.

Komoditi ETF berinvestasi pada komoditas, seperti produk pertanian, logam mulia atau sumber daya alam. Dana dari trust investasi real estat (REIT) adalah real estat ETF. Ini adalah jenis keamanan yang berinvestasi di real estat melalui properti atau hipotek

Berapakah Ukuran dan Volume Aset ETF?

Ukuran aset ETF penting untuk menentukan nilai, atau nilai aset bersih (NAB) dari dana tersebut. Ukuran aset adalah total nilai pasar aset dalam dana tersebut. Kurangi kewajiban dari jumlah aset, lalu bagi dengan jumlah saham yang beredar, untuk menghitung NAB. Nilai tersebut merupakan nilai wajar dari saham tunggal.

Volume ETF adalah akibat langsung dari penawaran dan permintaan dan terdiri dari jumlah saham dari dana yang diperdagangkan pada hari tertentu. Dana dengan volume lebih tinggi cenderung lebih likuid daripada volume dana yang lebih rendah. Oleh karena itu, ETF yang berinvestasi pada saham yang diperdagangkan secara aktif biasanya lebih likuid daripada yang tidak berinvestasi di saham tersebut. Likuiditas bisa jadi penting jika Anda ingin keluar dengan mudah.