Adalah Karir di Perbankan Investasi?

Analisis Pasar Saham: Peluang Investasi Saham Perbankan dan Konsumsi (April 2025)

Analisis Pasar Saham: Peluang Investasi Saham Perbankan dan Konsumsi (April 2025)
AD:
Adalah Karir di Perbankan Investasi?

Daftar Isi:

Anonim

Bankir investasi biasanya adalah pekerja dengan bayaran tertinggi di industri keuangan; Gaji tinggi paling banyak terjadi di kalangan pekerja muda. Gaji awal untuk bankir investasi biasa melebihi posisi keuangan lainnya, namun bekerja di bidang ini memiliki tantangan. Aspiring profesional keuangan mungkin ingin memeriksa apakah karir di investment banking layak dilakukan.

Lingkungan Kerja

AD:

Bankir investasi bekerja dengan perusahaan dan entitas pemerintah yang meningkatkan modal, dan bankir juga memberikan saran mengenai merger, akuisisi dan reorganisasi. Secara tradisional, bankir investasi bekerja berjam-jam, terkadang sebanyak 90 sampai 100 jam per minggu. Nilai budaya perbankan dan mengagumi orang-orang yang bekerja berjam-jam, dan banyak perusahaan memiliki budaya kerja yang mencolok. Istilah ini mengacu pada budaya perusahaan di mana setiap karyawan memperhatikan jam kerja yang dikerjakan oleh orang lain, dan situasi ini menciptakan persaingan untuk melakukan lebih banyak pekerjaan dengan segala cara. Seorang bankir yang handal diberi lebih banyak pekerjaan, dan itu mengarah pada jadwal kerja yang tidak mudah dikelola.

AD:

Lingkungan kerja memakan korban fisik dan emosional pada banyak orang yang bekerja di industri ini. Pekerja mungkin kurang tidur, dan kurang tidur dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Untuk mengatasi jam kerja yang menuntut, bankir investasi dapat menggunakan kafein dan alkohol dalam jumlah berlebihan, dan beberapa pekerja menjadi kecanduan alkohol atau narkoba. Karyawan lainnya mengalami gangguan makan.

Bagaimana Kematian Terbaru Mempengaruhi Industri

AD:

Pada tahun 2015, dua bankir investasi muda bunuh diri. Sesaat sebelum kematian mereka, kedua individu tersebut tidak tidur lebih dari 48 jam, dan kedua pekerja tersebut menghubungi anggota keluarga untuk menjelaskan berapa banyak pekerjaan mereka. Tragedi terakhir ini membuat banyak perusahaan mengubah kebijakan perusahaan pada jam kerja. Beberapa perusahaan memberlakukan kebijakan akhir pekan yang dilindungi, yang berarti bahwa bankir tidak dapat bekerja pada akhir pekan yang spesifik. Hampir semua perusahaan meminta pekerja untuk mengatakan tidak pada pekerjaan tambahan, jika pekerjaan itu akan menghasilkan terlalu banyak jam di kantor.

Ironisnya, penelitian terbaru menunjukkan bahwa kerja paksa membuat bankir kurang produktif, yang berarti bahwa lebih banyak jam tidak menghasilkan tingkat kualitas kerja yang sama. Bankir berada di bawah tekanan waktu konstan, karena pekerjaan memiliki tenggat waktu yang ketat. Riset perbankan investasi menunjukkan bahwa seorang bankir seharusnya tidak mengerjakan lebih dari dua transaksi perbankan pada satu waktu, atau beban kerja tidak dapat dikelola.

Sifat-sifat Bankir Sukses

Profesional keuangan harus mempertimbangkan apakah mereka memiliki sifat pribadi yang diperlukan untuk sukses dalam investment banking. Selain berjam-jam, bankir harus bisa menangani stres dengan baik dan mengerjakan banyak tenggat waktu sekaligus.Bankir juga perlu berbicara dan berpaling kerja, jika beban kerja yang ada terlalu menuntut. Bankir investasi harus dapat memprakarsai proyek sendiri dan mengelola waktu dengan baik.

Karir Lainnya

Menginvestasikan perusahaan perbankan secara tradisional mempekerjakan rekan baru dari program MBA terbaik di negara ini, dan banyak dari para siswa ini tidak lagi mempertimbangkan perbankan sebagai karier. Program MBA Elite, seperti Harvard Business School dan Wharton School of Business, melihat lebih banyak lulusan pindah ke startup teknologi dan bidang lainnya, seperti ekuitas swasta dan keuangan perusahaan. Pergeseran ini juga mendorong perusahaan perbankan untuk menilai jumlah jam kerja masing-masing bankir, dan jika jam tersebut dibenarkan, diberikan permintaan klien.

The Bottom Line

Jika seorang profesional tidak bersedia melakukan pengorbanan ini dan tidak terutama didorong oleh uang, pekerja tersebut mungkin tidak akan berhasil sebagai bankir investasi. Profesional keuangan yang membutuhkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi seharusnya tidak bekerja di investment banking.