Indikator parabolik menghasilkan titik berhenti, dari mana posisi yang ada harus ditutup dan kemungkinan pembalikan tren potensial diantisipasi. Karena indikator parabola dirancang untuk mengidentifikasi momentum jangka pendek, trader forex dapat menerapkan indikator ini sama seperti pedagang saham tradisional atau komoditas.
Strategi teknis yang dibuat oleh indikator parabolik disebut sebagai metode "stop and reverse" atau SAR, sehingga Anda sering melihatnya disebut SAR parabola. Poin stop-and-reverse indikator parabola berada di bawah harga saat harga naik, dan di atas harga saat harga turun, secara alami menciptakan serangkaian trailing stop loss yang dapat digunakan untuk keluar dari posisi yang tidak menguntungkan.
Misalnya, ketika titik SAR parabola di bawah harga saat ini, trader forex harus pergi lama. Jika harga turun ke titik stop, tutup posisi long dan masukkan strategi singkat untuk pembukaan periode trading berikutnya. Kebalikannya adalah benar jika jalur berhenti dan mundur mengarah ke atas tingkat harga.
Tindakan harga untuk pasangan mata uang terkadang sangat mudah berubah. Dalam situasi yang salah, SAR parabola dapat menyebabkan pedagang forex keluar dari posisi sebelum waktunya atau terlalu sering, sehingga membatasi peluang keuntungan. Mungkin ada kemungkinan periode penyesuaian saat memperdagangkan pasangan baru. Anda dapat meningkatkan sensitivitas SAR dengan meningkatkan multiplier langkah pada faktor akselerasi, atau AF. Sebaliknya, Anda dapat menurunkan sensitivitas dengan mengurangi langkah.
Di pasar yang terlalu berombak dan tidak tren, SAR parabola kehilangan sebagian besar khasiatnya. Dalam keadaan seperti ini, seringkali lebih baik menunggu tren muncul daripada mengatasi sensitivitas. Gunakan indikator seperti indeks directional rata-rata, atau ADX, untuk mengidentifikasi tren terlebih dahulu, lalu gunakan sinyal perdagangan SAR parabola.
Bagaimana cara menggunakan Indeks Kekuatan Relatif (RSI) untuk membuat strategi trading forex?
Cari tahu tentang strategi trading forex yang menggunakan RSI, dan keuntungan dari retracements yang terjadi saat pasar overbought atau oversold.
Bagaimana cara menggunakan Indikator Qstick untuk membuat strategi trading forex?
Jelajahi pentingnya indikator Qstick dan pelajari strategi trading forex sederhana yang bisa digunakan oleh histogram Qstick.
Bagaimana cara menggunakan Indikator Zig Zag untuk membuat strategi trading forex?
Melihat secara mendalam bagaimana menerapkan indikator Zig Zag ke strategi trading forex. Lihat mengapa banyak trader menggunakan Zig Zag sebagai komponen pelengkap.